Event Countdown
“Cinta tak selalu datang dari kejauhan—kadang ia bersembunyi di balik pagar rumah yang tak pernah kita perhatikan.”
Semua berawal dari sapaan, perkenalan lewat dunia tanpa batas bernama media sosial.
Siapa sangka, dari jutaan kemungkinan, kami dipertemukan oleh layar dan kata-kata. Namun lebih mengejutkan lagi, kenyataan bahwa jarak kami tak lebih dari selemparan pandang.
Ternyata, cinta yang kami cari-cari, selama ini tinggal di dekat pintu, hanya belum sempat benar-benar bertemu.
Pertemuan pertama kami menjadi semacam keajaiban kecil, dua orang yang selama ini berjalan di jalan yang sama, tetapi baru kali itu saling menyadari kehadiran. Seolah semesta hanya menunggu waktu yang tepat untuk menyingkap tabir.
Dan waktu itu datang, di hari penuh makna—14 Februari. Bukan sekadar hari kasih sayang, melainkan hari di mana dua hati saling memilih untuk berjalan beriringan.
Sejak saat itu, kami menulis cerita kami sendiri. Dalam empat tahun perjalanan, kami belajar bahwa cinta bukan hanya tentang tawa, tapi juga tentang menerima, memaafkan, dan terus bertumbuh meski angin kehidupan kadang datang tak bersahabat.
Kini, kami sampai pada satu titik yaitu keyakinan. Bahwa cinta ini layak diperjuangkan dan disempurnakan dalam ikatan suci pernikahan.
Karena cinta bukan tentang seberapa lama bertahan, tapi seberapa dalam kita saling menggenggam dalam setiap langkah.
Berikan Doa / Ucapan Terbaik Anda Kepada Kedua Mempelai